Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta - Berita

Home » Berita »

Jaksa Menyapa dengan tema Tupoksi Bidang Tindak Pidana Khusus

28 Januari 2019 - Berita Kejaksaan

Giat dialog interaktif Jaksa Menyapa bertempat di Pro 1 RRI Yogyakarta pukul 15.00 - 16.00 WIB dengan narasumber Aspidsus Kejati DIY Jefferdian, SH.MH, Kasi Penyidikan pada Bidang Pidsus Kejati DIY Ashari Kurniawan, SH.MH dan Kasi Penuntutan pada Bidang Pidsus Kejati DIY Purwanta Sudarmaji, SH.MH.

Acara dipandu oleh Fetika Andriani penyiar PRO 1 RRI Yogyakarta dimulai pukul  15.00 WIB sampai dengan  pukul 16.00 WIB langsung dari Studio 1 RRI Yogyakarta, Jalan Amat Jazuli 4, Kotabaru, DI Yogyakarta.

Jefferdian, SH.MH Aspidsus Kejati DIY menjelaskan Kejaksaan Republik Indonesia adalah lembaga pemerintahan yang melaksanakan kekuasaan negara secara merdeka terutama pelaksanaan tugas dan kewenangan di bidang penuntutan dan melaksanakan tugas dan kewenangan di bidang penyidikan dan penuntutan perkara tindak pidana korupsi dan Pelanggaran HAM berat serta kewenangan lain berdasarkan berdasarkan UU No.16 Tahun 2014 tentang Kejaksaan RI dikatakan bahwa kewenangan Kejaksaan dalam penegakan hukum tidak hanya melalui penindakan saja, tetapi juga pencegahan yang keduanya harus berjalan secara beriringan.

Aspidsus menambahkan bahwa Kejaksaan mempunyai kewenangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan di bidang tindak pidana khusus. Yang termasuk dalam tindak pidana khusus antara lain tindak pidana korupsi, pencucian uang, pelanggaran HAM dan lain-lain; dalam hal ini berlaku lex spesialis derogat lex generalis atau apabila suatu perbuatan masuk dalam pidana umum diatur pula dalam tindak pidana khusus maka yang khususlah yang akan dikenakan baik mengenai ketentuan formil maupun materiil.

Ashari Kurniawan, SH.MH Kasi Penyidikan dan Purwanta Sudarmaji, SH.MH Kasi Penuntutan pada Bidang Pidsus Kejati DIY pada Bidang Pidsus Kejati DIY menjelaskan bahwa Kejaksaan mempunyai kewenangan untuk melakukan proses hukum dari penyelidikan sampai eksekusi terhadap perkara tindak pidana korupsi. Hal ini berbeda dengan perkara tindak pidana umum Kejaksaan hanya mempunyai kewenangan melakukan proses penuntutan sampai ke eksekusi, sedangkan proses  penyelidikan menjadi kewenangan Kepolisian.

(#15 views)

  Kirim ke Teman    Cetak halaman ini    Posting komentar   Share on Facebook

Berita Terkait

Komentar Untuk Berita Ini (0)

Pejabat Struktural

PENDAPAT

Bagaimana tentang pelayanan Kejaksaan menurut Anda ?






Lihat Hasil

Statistik

Pengunjung Saat Ini 5
Dikunjungi 76788

AGENDA

January 2020
MSSRKJS
01
02
03
04
05
06
07
08
09
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

    Testimonial

    "Berantas korupsi sejak dini dimulai dari sekarang dan lingkungan terdekat kita. SAY NO TO CORRUPTION !"
    Hafiz R.R , Pelajar (Jl. Magelang Km 1,4 Yk)
    "koruptor makin bengis, ibu pertiwi menangis, mari bergerak sinergis ! #LAWAN-KOR UPSi"
    Nur Avicenia , mahasiswa (Banguntapan)
    seribu-kunan g-kunang.blo gspot.com
    "Berantas korupsi sejak dini dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar. SAY NO CORRUPTION !!"
    Hafiz R.R , Pelajar (Jl. Magelang Km 1,4 Yk)
    "Tegakkan hukum terutama berantas korupsi jangan tebang pilih..sem ua sama di mata hukum..!"
    Dwiyanto , Wiraswasta (Jl Jambon Km 1,2 Sleman)
    ""
    ()

    Tambah | Lihat