Home » Berita »

Kajati Hadiri Pelatihan Saya Perempuan Anti Korupsi

13 Juni 2017 | 13:45 - Berita Kejaksaan

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DIY Sri Harijati P. menghadiri acara yang diadakan oleh KPK bertemakan pelatihan gerakan ‘Saya Perempuan Anti Korupsi’ (SPAK), hari ini Selasa (13/06) di Hotel Phoenix Yogyakarta. Acara yang dibuka oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X tersebut diikuti peserta yakni 50 polwan dari Polda DIY dan 20 jaksa perempuan dari Kejaksaan Tinggi DIY.

Dalam sambutannya Sri Sultan HB X menyampaikan bahwa perempuan punya waktu cukup panjang untuk mendidik anak. Aktif dalam kegiatan sosial juga seperti pengajian, pertemuan orangtua, arisan dan lain-lain. Fakta sosiopsikologis ini jadi dasar kenapa peran perempuan jadi sentral dan strategis.

Sementara itu Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan berharap melalui gerakan ini diharapkan kerjasama antar aparat penegak hukum akan semakin kuat.

"Saya ingin polwan dan jaksa perempuan menjadi agen perubahan dalam pemberantasan korupsi," kata Wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan dalam sambutannya.

Basaria menambahkan bahwa peran polwan dan jaksa perempuan lebih efektif mencegah praktik korupsi di institusi penegakan hukum itu, dibandingkan harus melalui operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang membutuhkan waktu yang lama.

"Kalau ini bisa dilakukan bersama-sama mungkin tidak perlu ada OTT lagi," kata dia.

Perempuan, kata Basaria, memiliki peran cukup penting dalam penanaman semangat antikorupsi. Di lingkungan keluarga, mereka sebagai seorang ibu memiliki tanggung jawab menanamkan nilai-nilai kejujuran yang merupakan bagian dari semangat antikorupsi kepada anak-anaknya.

Melalui pelatihan ini akan disampaikan materi tentang gratifikasi, tindak pencucian uang dan cara menjadi fasilitator anti korupsi. Pada pelatihan sebelumnya di Kota Makassar, para polwan yang menjadi agen SPAK telah melakukan sosialisasi kepada 10.820 orang dalam waktu 3 bulan.

Para peserta diharapkan mengimplementasikan hasil pelatihan ini mulai dari diri sendiri kemudian lingkungan kerja berlanjut ke lingkungan yang lebih luas. Para Polwan dan jaksa perempuan ini menjadi agen SPAK yang tidak takut melaporkan kepada atasan jika menemui perilaku koruptif di lingkungannya.

(#21 views)

  Kirim ke Teman    Cetak halaman ini    Posting komentar   Share on Facebook

Komentar Untuk Berita Ini (0)

Pejabat Struktural

Statistik

Guest Online 81
Visited 3099