Home » Berita »

Kejati DIY Gandeng RRI Jalankan Program Jaksa Menyapa

18 Januari 2018 | 11:00 - Berita Kejaksaan

Berbagai inovasi pelayanan terus dilakukan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY. Kali ini, Kejati menyiapkan program Jaksa Menyapa untuk menyosialisasi dan mempublikasi kinerja Kejati, sekaligus sebagai untuk memberikan penerangan hukum (Penkum) kepada masyarakat.

Program Jaksa Menyapa akan dikemas dengan format dialog interaktif yang akan dilakukan bekerjasama dengan LPP RRI Yogyakarta. Nota kesepahaman kerjasama Kejati DIY-LPP RRI Yogyakarta ditandatangani, Kamis (18/1/2018) di ruang pertemuan Kejati DIY Lt 2.

“Kejaksaan perlu bersinergi tentang penyampaian kinerja yang selama ini dilakukan kepada masyarakat. Jaksa Menyapa adalah program nasional yang dilakukan seluruh kejaksaan di Indonesia. Formatnya melalui dialog interaktif,” ucap Kajati DIY, Sri Harijati P SH MM, Kamis.

Kerjasama dengan RRI, kata Kajati, merupakan bentuk sinergitas. Dengan sinergi ini diharapkan seluruh kinerja kejaksaan khususnya pada Kejati DIY bisa diketahui masyarakat luas. “Nanti akan disusun skejulnya, apakah setiap sebulan sekali atau setiap seminggu sekali,” katanya.

Menurut Kajati, dalam dialog interaktif nantinya akan ada penerangan hukum dan konsultasi. Ia juga memastikan materi yang akan disampaikan bisa diterima dan dipahami seluruh lapisan masyarakat termasuk masyarakat awam yang ada di daerah pedalaman.

“Materi sedang disusun. Yang jelas bahasan yang diberikan akan menggunakan bahasa sederhana yang busa dipahami masyarakat awam, terutama berkaitan dengan istilah-istilah hukum agar bisa dipahami dengan baik,” katanya.

Karena itu kerjasama dilakukan dengan menggandeng LPP RRI. Lembaga penyiaran pemerintah ini memiliki jangkauan yang cukup luas hingga pelosok. “Harapannya kinerja kami nanti bisa diketahui seluruh lapisan masyarakat,” sambungnya.

Kajati menambahkan, ke depan, tidak tertutup kemungkinan materi Jaksa Menyapa disampaikan dengan bahasa daerah. Hal ini untuk mengakomodir masyarakat di perdesaan. “Mungkin masih ada yang Bahasa Indonesianya belum lancar, sesekali bisa dengan bahasa Jawa,” terangnya.

(#44 views)

  Kirim ke Teman    Cetak halaman ini    Posting komentar   Share on Facebook

Komentar Untuk Berita Ini (0)

Pejabat Struktural

Statistik

Guest Online 76
Visited 4619