KEJARI BANTUL MUSNAHKAN BARANG BUKTI

Berita Kejaksaan17 November 2015

Kejaksaan Negeri Bantul melakukan pemusnahan barang bukti perkara yang sudah mempunyai hukum tetap, di halaman kantor Kejari Bantul, Selasa (17/11). Acara tersebut juga disaksikan oleh Kapolres Bantul AKBP Dadiyo, Plt Bupati Bantul Drs Sigit Sapto Raharjo MM, Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo ST serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) lainnya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bantul Siti Aisyah, SH.MH mengatakan tugas dan kewenangan Kejaksaan tidak hanya sebagai penuntut umum, melainkan juga berhak memusnahkan barang bukti dari perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah).

Kajari menyebutkan, barang bukti yang dimusnahkan antara lain 2.375 butir psikotropika (4 perkara), 103,3 gram ganja (14 perkara), 9,97 gram shabu (15 perkara), 7 pipa kaca (7 perkara), 4 set bong alat hisap (4 perkara), 1 senjata golok (1 perkara), 65 botol minuman keras (3 perkara), 4 unit mesin dingdong beserta koin (1 perkara), 1 set peralatan judi cliwik (1 perkara) dan 2 buah HP (2 perkara).

Kajari menambahkan, jumlah perkara narkotika dan psikotropika dalam tiga tahun terakhir rata-rata mencapai 30 hingga 35 perkara. Akan tetapi, tahun ini mengalami sedikit peningkatan. Sepanjang Maret hingga Oktober 2015, jumlah perkara narkotika dan psikotropika yang sudah ditangani Kejari Bantul sebanyak 30 perkara dengan satu diantaranya kini masih dalam proses.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Bantul Dadiyo mengatakan, Bantul merupakan salah satu wilayah yang menjadi sasaran empuk peredaran narkotika dan psikotropika serta minuman keras. Dan berbagai upaya pun telah dilakukan mulai dari melakukan razia di berbagai kalangan dan wilayah. Namun sampai saat ini pihaknya mengakui peredaran haram tersebut masih saja terjadi.

Kapolres juga mengharapkan peran serta masyarakat untuk membantu aparat penegak hukum menekan peredaran haram tersebut.

Penkum Kejati DIY

Komentar Untuk Berita Ini (0)