Kejati DIY Ajak SMP Negeri 7 Yogyakarta Cegah Korupsi Sejak Dini

Berita Kejaksaan17 Oktober 2019 • indira

Kamis (17/10), Seksi Penerangan Hukum pada Asisten Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta kembali mengadakan kegiatan rutin Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Pada kesempatan kali ini, JMS diadakan di SMP Negeri 7 Yogyakarta. Diikuti oleh 155 orang siswa-siswi kelas VIII A, B, C dan D, sosialisasi yang disampaikan oleh Bapak Iswahyudi membawakan tiga inti materi yaitu pengenalan tugas pokok dan fungsi Kejaksaan, pencegahan narkoba dan UU ITE.

JMS dibuka dengan sambutan dari Bapak Kepala SMPN 7 Yogyakarta, Suryata. S.Pd. “Dengan adanya sosialisasi ini, kami dari pihak sekolah berharap tidak ada siswa atau siswi yang berurusan dengan hukum” tuturnya. Beliau juga mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada tim Kejati DIY yang telah berkenan hadir untuk berbagi informasi terkait penyuluhan hukum.

Sosialisasi JMS dilaksanakan melalui 3 sesi. Sesi yang pertama yaitu pemutaran video mengenai penjelasan kejaksaan RI, bagaimana proses hukum yang ada di Indonesia dan struktur organisasi di Kejaksaan  Agung RI, Kejati DIY dan Kejari se-Yogyakarta. Pemutaran video tersebut merupakan salah satu media untuk mempermudah para siswa dalam memahami tugas pokok dan fungsi Kejaksaan. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi Pembentukan Generasi Muda Indonesia yang Handal dimulai Sejak Dini. Bapak Iswahyudi, S.H menjelaskan bahaya ketika melakukan penyalahgunaan narkotika, macam-macam golongan narkotika dan apa saja dampak yang ditimbulkan jika telah ketergantungan narkoba. Selain itu dijelaskan pula bagaimana cara penyembuhan bagi pengguna narkoba yaitu dengan rehabilitasi yang meliputi rehabilitasi medis, psiskis dan sosial.

Materi terakhir yang disampaikan yaitu tentang Undang-undang Informasi Teknologi dan Elektronik (ITE) yang meliputi cyber crime dan aspek-aspeknya. Saat sesi tanya jawab, para siswa aktif bertanya seputar tiga materi yang telah dijelaskan. Adapun beberapa pertanyaan yang diajukan oleh siswa siswi tersebut diantara lain, “Pak pil koplo itu apa? Rasanya apakah enak pak?” tutur salah satu siswa kelas VIII B. Selanjutnya, juga ada beberapa pertanyaan tentang cara menghindari bullying, cyberbullying dan narkoba. (ind)

        

Komentar Untuk Berita Ini (0)