RAKERNAS KEJAKSAAN RI TAHUN 2015, RESMI DITUTUP JAKSA AGUNG

Berita Kejaksaan18 Desember 2015

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan RI Tahun 2015 secara resmi ditutup Jaksa Agung Republik Indonesia HM. Prasetyo pukul 09:20 Wib. Rakernas yang dimulai tanggal 14 Desember sampai dengan 18 Desember 2015 tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi dari masing-masing bidang. "Rapat Kerja ini telah menghasilkan sejumlah Rekomendasi sebagai buah pemikiran bersama dari saudara-saudara sekalian. Oleh karena itu, saya harap timbul kesadaran dari saudara-saudara sekalian untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut," kata Jaksa Agung RI, HM. Prasetyo.

Dalam sambutan penutupan Jaksa Agung RI, HM. Prasetyo mengatakan dalam waktu 5 hari ini, telah begitu banyak kegiatan yang kita lalui bersama, dimana momentum kebersamaan ini haruslah dapat kita jaga selepasnya saudara kembali bertugas di satuan kerjanya masing-masing. Di dalam Rapat Kerja ini pula telah kita dapatkan ilmu yang tak terkira nilainya, pencerahan-pencerahan yang diberikan oleh para narasumber hendaknya dapat menjadi modal bagi saudara-saudara sekalian dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Selain itu perlu disadari bersama bahwa “Kejaksaan adalah satu dan tidak terpisahkan (een en ondeelbaar)” merupakan prinsip kerja Kejaksaan yang harus menjiwai seluruh sikap kita dalam berkinerja. Oleh karenanya, pengarahan-pengarahan yang telah diberikan oleh Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, para Jaksa Agung Muda dan Kepala Badan Diklat, agar dijadikan pedoman oleh saudara-saudara, sehingga terjadi kesatuan gerak dalam berorganisasi.

"Dalam Rapat Kerja kali ini, kita juga telah disuguhkan fakta bahwa berdasarkan hasil penelitian oleh Media Research Center telah menempatkan kepercayaan publik sebagai masalah terbesar dan utama yang harus menjadi perhatian kita bersama," terangnya.

Mengakhiri sambutan ini saya berharap saudara-saudara sekalian dapat memahami setiap tantangan yang dihadapi Kejaksaan dalam pelaksanaan tugasnya hingga pada akhirnya akan timbul kesadaran dalam diri untuk melakukan perubahan melalui kinerja yang nyata.

"Saya juga berharap saudara-saudara sekalian dapat mempedomani arah kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pimpinan Kejaksaan, karena tanpa dukungan dari seluruh komponen Kejaksaan maka mustahil akan terwujud Kejaksaan sebagai suatu lembaga penegak hukum yang didambakan oleh masyarakat,".  (pd)

Komentar Untuk Berita Ini (0)